FAKTOR-FAKTOR YANG MENGHAMBAT IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NAGARI PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI NAGARI TIGO BALAI KECAMATAN MATUR KABUPATEN AGAM

Main Article Content

Indah Yuliani
Hasbullah Malau

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan agar mengetahui faktor-faktor yang menghambat Implementasi  Kebijakan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Nagari (APBN) Pada Masa Pandemi Covid 19 Di Nagari Tigo Balai Kecamatan Matur Kabupaten Agam. Penelitian ini menggunakan teknik analisis kualitatif dengan metode deskriptif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Faktor yang menjadi penghambat Implementasi Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari (APBNag) Pada Masa Pandemi Covid 19 Di Nagari Tigo Balai Kecamatan Matur Kabupaten Agama ada dua yaitu Faktor internal berupa kualitas sumber daya manusia yang tidak baik, kurang memadai nya alat-alat penunjang dalam melaksanakan kebijakan. Kedua yaitu Faktor Eksternal berupa banyak masyarakat yang merasa mereka pantas untuk menerima BLT dari pemerintah tetapi mereka tidak mendapatkannya, dan juga adanya sikap menganggap remeh wabah Covid 19 yang sedang mewabah.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Yuliani, I. and Malau, H. (2022) “FAKTOR-FAKTOR YANG MENGHAMBAT IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NAGARI PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI NAGARI TIGO BALAI KECAMATAN MATUR KABUPATEN AGAM”, Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 5(1), pp. 336-340. doi: 10.31933/rrj.v5i1.612.
Section
Sosial Sciences

References

Abdal, A. (2015). Kebijakan Publik: Memahami Konsep Kebijakan Publik. Bandung:Pusat Penelitain dan Penerbitan, UIN Sunan Gunung Djati.
Adi Sulistyo Nugroho. ( 2016 ). E-Commerce Teori dan Implementasi. Yogyakarta: EKUILIBRIA.
Agustino, Leo. 2006. Dasar-dasar Kebijakan Publik. Bandung: Alfabet
Gunawan, Imam. 2013. Metode Penelitian Kualitatif. Teori dan Praktik. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Hansen dan Mowen.2016. Akuntansi Manajerial terjemahan Deny Arnos.Jakarta: Salemba Empat
Moleong, L. J. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosda karya.
Moleong, L.J. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya
Nugrahani, Farida. 2014. Metode Penelitian Kualitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahasa. Solo: Cakra Books Orangbio, V. V., Tinangon, J., & Gerungai, N. (2017). Analisis Perencanaan dan Pertanggungjawaban APBDes Menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 Dalam Upaya Meningkatkan Pembangunan Desa. Manado:Universitas Sam Ratulangi.
Peraturan Bupati Agam Nomor 7 tahun 2021 Tentang Tatta Cara Pembagian dan
Penetapan Rincian Dana Desa Tahun Anggaran 2021
Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik
Indonesia. Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa
Tahun 2021
Sugiyono.(2011). Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta, Bandung
Sujarweni, W. (2015). Akuntansi Desa-Panduan Tata Kelola Keuangan Desa.Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Supit, J. L., Nangoi, G. B., & Budiarso, N. S. (2017).Implementasi Kebijakan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Desa di Desa Lowian Kecamatan Maesaan Kabupaten
Minahasa Selatan.GOING CONCERN: JURNAL RISET AKUNTANSI, 12(2).
Taufiqurakhman. 2014. Kebijakan Publik. Jakarta Pusat: Universitas Moestopo Beragama (Pers)
Usman, Nurdin. (2002). Konteks Implementasi Berbasis Kurikulum. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada