MAKNA KEBAHAGIAAN PADA MAHASISWA YANG MENJALANI KULIAH DARING DI BUKITTINGGI

Main Article Content

Sylvia Vena Fadia

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui makna kebahagiaan pada mahasiswa yang menjalani kuliah secara daring di Kota Bukittinggi. Kriteria yang harus dipenuhi sebagai subjek adalah mahasiswa aktif yang sedang melaksanakan kuliah secara daring di Kota Bukittinggi yang minimal mahasiswa tersebut kini duduk semester 4. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah interview subjek, dan sebagai pendukung data menggunakan observasi dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah coding. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan peneliti maka dapat ditarik kesimpulan perasaan bahagia pada mahasiswa yang melakukan kuliah secara daring di Kota Bukittinggi sebesar 60%, lebih memahami materi perkuliahan 40%, stress 33%, memiliki hubungan yang baik dan dekat dengan sahabat 30%, keluarga merupakan support system utama 25%, dan sedih 16%.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Vena Fadia, S. (2022) “MAKNA KEBAHAGIAAN PADA MAHASISWA YANG MENJALANI KULIAH DARING DI BUKITTINGGI”, Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 5(1), pp. 502-507. doi: 10.31933/rrj.v5i1.633.
Section
Sosial Sciences

References

Ariska, D., Zulida, N., Hanif, M., & Agus. (2020). Makna kebahagiaan pada mahasiswa perempuan di era millennials. 05(01), 66–74.
Augustiya, T., Lestari, A., Budiman, H., Maharani, R., & Anggraini, M. (2020). The bingah scale: a development of the happiness measurement scale in the sundanese. Jurnal Psikologi Islam Dan Budaya, 3(1), 61–70. https://doi.org/10.15575/jpib.v3i1.6478
Fadhillah, E. (2016). Hubungan antara psychological well-being dan happiness pada remaja di pondok pesantren. Jurnal Ilmiah Psikologi Gunadarma, 9(1), 100726.
Hafiza, S., & Mawarpury, M. (2018). Pemaknaan Kebahagiaan oleh Remaja Broken Home. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 5(1), 59–66.
Harijanto, J., & Setiawan, J. L. (2017). Hubungan antara dukungan sosial dan kebahagiaan pada mahasiswa perantau di surabaya. Psychopreneur Journal, 1(1), 85–93.
Hasibuan, A. D. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi kebahagiaan belajar mahasiswa di masa pandemi covid-19. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 10(1), 79–85.
Julianto, V., Cahayani, R. A., Sukmawati, S., & Aji, E. S. R. (2020). Hubungan antara Harapan dan Harga Diri Terhadap Kebahagiaan pada Orang yang Mengalami Toxic Relationship dengan Kesehatan Psikologis. Jurnal Psikologi Integratif, 8(1), 103.
Julistia, R. (2020). Kebahagiaan ditinjau dari perilaku bersedekah: suatu kajian psikologi islam. 3, 1–6.
Medvedev, O. N., & Landhuis, C. E. (2018). Exploring constructs of well-being, happiness and quality of life. PeerJ, 2018(6), 1–16. https://doi.org/10.7717/peerj.4903
Muniroh, A. (2017). Kebahagiaan dalam perspektif kajian psikologi raos. Jurnal Studi Islam, 4(1), 1–9.
Na’imah, T., Nur’aeni, & Septiningsih, D. S. (2017). Orientasi happiness pada orang tua yang memiliki. 16(1), 32–39.
Nasihah, U. F., & Djuwita, R. (2021). Intervensi bagi guru sd perempuan di masa pandemi covid-19 : sebuah pelatihan peningkatan kebahagiaan psikologis the intervention for elementary school female teacher in covid-19 pandemic : the training of psychological well-being enhancement pada jenjang. 2(1), 39–51.
Novianti, L. E., Wungu, E., & Purba, F. D. (2020). Quality of life as a predictor of happiness and life satisfaction. Jurnal Psikologi, 47(2), 93. https://doi.org/10.22146/jpsi.47634
Prabowo, R. B., & Laksmiwati, H. (2020). Hubungan antara rasa syukur dengan kebahagiaan mahasiswa jurusan psikologi universitas negeri surabaya. Jurnal Penelitian Psikologi, vii(1), 1–7.
Pratiwi, H., & Ahmad, R. (2020). Kebahagiaan (happiness) siswa yang berasal dari keluarga Ibu single parent. Neo Konseling, 2(3), 1–7. https://doi.org/10.24036/00297kons2020
Putri, S., Agustina, V., & Ranimpi, Y. Y. (2019). Subjective well-being berhubungan dengan artikel riwayat artikel subjective well-being connected to academic achievement of students in nursing science programs. Jurnal Keperawatan STIKES Kendal\, 11(4), 243–250.
Ramadhani, A., Aprida, L., Harlin, M., Fadhlurohman, M., & Adriansyah, M. A. (2021). Vitalitas subjektif dan orientasi masa depan terhadap kebahagiaan. Psikostudia : Jurnal Psikologi, 10(1), 21. https://doi.org/10.30872/psikostudia.v10i1.5451
Rienneke, T. C., & Setianingrum, M. E. (2018). Hubungan antara forgiveness dengan kebahagiaan pada remaja yang tinggal di panti asuhan. Persona:Jurnal Psikologi Indonesia, 7(1), 18–31. https://doi.org/10.30996/persona.v7i1.1339
Sheldon, K. M., & Lyubomirsky, S. (2019). Revisiting the sustainable happiness model and pie chart: can happiness be successfully pursued?. Journal of Positive Psychology, 00(00), 1–10. https://doi.org/10.1080/17439760.2019.1689421
Situmorang, N. Z., & Tentama, F. (2018). Makna kebahagiaan pada generasi Y. Retrieved from https://doi.org/10.31227/osf.io/48j3m
Sudirman, A. R., & Latifa, R. (2020). The happiness of women wearing face-veil. Mimbar Agama Budaya, 37(2), 1–10. https://doi.org/10.15408/mimbar.v37i2.18912
Sulistiawan, A., Situmorang, N. Z., Ariska, D., & Muslimah, M. H. (2017). Perbedaan makna kebahagiaan pada mahasiswa laki-laki dan perempuan.
Waluyo, Y., & Repi, A. A. (2020). Kebahagiaan dan komitmen organisasi pada organisasi mahasiswa. Experientia: Jurnal Psikologi Indonesia, 8(1), 39–46.
Zuhdiyah., Karolina, A., Oviyanti, F., Aflisia, N., & Hardiyanti, Y. S. D. (2020). The variousity of happiness perspective and its implementation in learning process. 6(1), 102–115.