PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN SENI TARI DI SMA NEGERI 1 SIAK

Main Article Content

Qurnia Mardayati
Fuji Astuti

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan dan menjelaskan pengaruh penggunaan media audiio visual dalam pembelajaran seni tari di SMA Negeri 1 Siak tahun ajaran 2022/2023. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes objektif dengan data primer. Teknik pengumpulan data yaitu memberikan perlakuan dalam proses pembelajaran pada Kelas Kontrol dan Kelas Eksperimen. Seluruh siswa kelas Kontrol dan kelas Eksperimen diberikan tes soal objektif. Objek penelitian ini adalah penggunaan media audio visual dalam pembelajaran seni tari di SMA Negeri 1 Siak. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen dan kelas kontrol pada tahap post-test, nilai rata-rata kelas Eksperimen adalah 81,77 dan kelas kontrol adalah 78,68. Dengan diterapkannya penggunaan media audio visual dalam pembelajaran seni tari menghasilkan pengaruh yang signifikan pada hasil belajar siswa. Dengan hasil pengujian hipotesis tes akhir (post-test), pada thitung memiliki nilai 0,23 dengan ttabel terdapat nilai 1,69. Karna thitung>ttabel, sehingga terdapat pengaruh dan hasil belajar yang berbeda yang signifikan antara siswa yang diajarkan memakai media audio visual pada siswa yang memakai media konvensional dalam belajar seni tari di SMA Negeri 1 Siak.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Mardayati, Q. and Astuti, F. (2022) “PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN SENI TARI DI SMA NEGERI 1 SIAK”, Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 5(1), pp. 681-693. doi: 10.31933/rrj.v5i1.660.
Section
Education

References

Abdulillah, I., dkk. (2013). Teknologi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Alsa, A. (2011). Pendekatan Kuantitatif
Arikunto, S. (2012). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Arsyad, A. (2016). Media Pembelajara. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Arsyhar, R. (2012). Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Jakarta: Referensi.
Astuti, F. (2016). Pengetahuan & Teknik Menata Tari Untuk Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana.


Astuti, F. (2021). Exploring local wisdom from youtube: An investigation on the indonesian higher education students’ dance performance across gender. Cakrawala Pendidikan, 40(1), 230–241.
Dimyati., Mudjiono. (2015). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta.
Djamarah., Syaiful, B., dan Aswan, Z. (2013). Strategi Belajar Mengajar, Rineka Cipta, Jakarta.
Hamalik. (1994). Media Pendidikan.Bandung: Citra Aditya Bakti.
Hamalik. (2012). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Indrayuda. (2013). Tari Sebagai Budaya dan Pengetahuan. UNP Press Padang
Kussudiarjo, B. (1992). Tentang Tari.Yogyakarta: Nur Cahaya.
Kuswarsantyo. (2012). Pelajaran tari: image dan kontribusinya terhadap pembentukan karakter anak. Jurnal Seni Tari.
Mashudi, T., dkk. (2007). Di akses dari laman web dalam https://text-id.123dok.com/document/4zp2p0woy-pengertian-pembelajaran-kualitas-pembelajaran.html
Mulyani, N. (2016). Pendidikan Seni Tari Anak Usia Dini. Gava Media.
Mulyasa. (2006). Kurikulum Tinggi Satuan Pendidikan, Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Nana, S. (2011). Media Pengajaran: (penggunaan & pembuatannya). Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Nana, S. (2017). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Pernanda, P. (2020). Pengaruh penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar tari siswa di sma negeri 1 tanjung mutiara.
Putri, D. A. (2020). Pengaruh penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran seni budaya (musik) di kelas xi sma n 21x11 enam lingkung. Skipsi S-1. Fakultas Bahasa dan Seni UNP.
Putri, S. S. (2021). Pengaruh media audio visual terhadap hasil belajar seni budaya di smp n 28 kabupaten tebo.
Rima, W. Ega. (2016). Ragam Media Pembelajaran. Yogyakarta: Kata Pena
Sanjaya, W. (2014). Media Komunikasi Pembelajaran.
Sardiman, A. M. (2008). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Grafindo Persada.
Slameto. (2013). Belajar Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Soedarsono. (2010). Seni Pertunjukkan Indonesia. Di Era Globalisasi. Jogyakarta: Gajah Mada University Press.
Sudjana, N., dan Ahmad, R. (2011). Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Sudjana. (2005). Metode Statistika. Bandung: Transito Bandung.
Sugiyono. (2012). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung; Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Cara Mudah Menyusun Skripsi, Tesis, dan Disertasi. Bandung: Alfabeta.
Utomo, U., dkk. (2009). Seni untuk industri pengembangan materi pembelajaran seni musik berbasis kreatif, kecakapan hidup, dan menyenangkan bagi siswa SD/MI. Jurnal. Semarang: Cipta Prima Nusantara.
Windiyani, T., & Novita, L. (2018). Penggunaan media pembelajaran gambar fotografi untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial. Jurnal : JPsd Unitirta, 4(1), 91-101.