Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J <p style="text-align: justify;"><strong>Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development</strong> adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Dinasti Research di bawah naungan Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (DINASTI). Perbitan jurnal ini 6 kali dalam setahun yaitu November, Januari, Maret, Mei, Juli, September.&nbsp;</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development</strong> mulai <strong>Volume 7 Nomor 3 Tahun 2025</strong> sampai <strong>Volume 12 Nomor 2 Tahun 2030</strong> Terakreditasi <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/11720">Peringkat 3</a> sesuai nomor Akreditasi : <strong>0110/C3/DT.05.00/2026</strong>, 3 Februari 2026.</p> <p style="text-align: justify;">SK Akreditasi dapat di unduh : <strong><a href="https://jurnal.ranahresearch.com/public/journals/1//sk-akreditasi.pdf">SK AKREDITASI</a></strong></p> <p style="text-align: justify;">Ruang lingkup dan fokus terkait dengan penelitian dengan pendekatan Multidisipliner, yang meliputi: Ilmu Manajemen, Manajemen SDM, Manajemen Pemasaran &amp; Manajemen Keungan, Ilmu Ekonomi, dan Akuntansi, Ilmu Komputer, Teknologi Informasi Teknik Informatika &amp; Manajemen Informatika, Perdagangan, Manajemen Perhotelan, Pariwisata, Perjalanan, Seni &amp; Budaya, Manjemen Pendidikan, Pendidikan Dasar, Pendidikan Islam &amp; Pendidikan Olahraga, Ilmu Politik, Ilmu Hukum &amp; Ilmu Sosial, Administrasi public &amp; Administrai Pemerintahan, Ilmu Olah Raga, Sejarah &amp; Humaniora, Sosiologi, Psikologi, Ilmu Kesehatan, Kedoteran &amp; Kebidanan, Media &amp; Komunikasi, Ilmu Lingkungan, Ilmu Perpustakaan, Ilmu Pertanian, Perbankan, Manajemen proyek, Manajemen Portofolio, Analisis Keamanan, Kewiraswastaan &amp; Manajemen Retail, Manajemen Tranportasi, Logistik &amp; Expesdidi, Medis, Kesehatan, Kedokteran, Bilogi, Fisika, Kimia, Agoronomi &amp; Pertambangan, dan Teknik Mesin, Teknik Industi &amp; Teknik Perkapalan.</p> en-US <hr> <p style="text-align: justify;"><strong>Hak Cipta :</strong></p> <p style="text-align: justify;">Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:</p> <ol style="text-align: justify;"> <li>Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.</li> <li>Penulis mengakui bahwa Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan <a href="https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/">lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International</a> (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .</li> <li>Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Ranah Research.</li> </ol> ranahresearch@gmail.com (Yayasan Dharma Indonesia Tercinta) ranahresearch@gmail.com (Nofri Satriawan) Sun, 08 Feb 2026 13:25:15 +0000 OJS 3.1.2.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Akad Perjanjian Perikatan Jual Beli (PPJB) Lunas dan Status Kepemilikannya dalam Perspektif Hukum Islam https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1979 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status hukum <em>Akad Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) Lunas </em>dalam kaitannya dengan peralihan hak kepemilikan menurut perspektif hukum Islam. PPJB kerap digunakan sebagai perjanjian pendahuluan dalam transaksi properti, namun menimbulkan persoalan ketika pembeli telah melunasi pembayaran tetapi belum memperoleh pengakuan hak milik secara hukum. Dengan menggunakan metode normatif yuridis, penelitian ini menelaah ketentuan hukum positif, dan prinsip hukum Islam (<em>fiqh muamalah</em>). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hukum positif Indonesia, pelunasan pembayaran belum otomatis menyebabkan peralihan hak milik tanpa penandatanganan Akta Jual Beli di hadapan notaris. Dalam hukum Islam, kepemilikan (<em>milkiyyah</em>) dapat dianggap berpindah apabila telah terpenuhi rukun dan syarat jual beli (<em>akad bai’ sahih</em>), meskipun belum disahkan secara formal oleh negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PPJB lunas merupakan janji yang mengikat (<em>wa’d mulzim</em>) yang perlu diintegrasikan antara prinsip hukum Islam dan hukum nasional agar tercapai keadilan dan kepastian hukum sesuai dengan prinsip <em>maqasid al-shariah</em>, terutama dalam perlindungan harta dan hak kepemilikan.</p> Muhammad Ilyas, Sodikin Sodikin Copyright (c) 2026 Muhammad Ilyas, Sodikin Sodikin https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1979 Fri, 13 Feb 2026 09:39:46 +0000 Hubungan Kepatuhan Minum Obat Antiretroviral dengan Kadar Viral Load pada Pasien HIV/AIDS dengan Koinfeksi Sifilis di RS H. Adam Malik Medan https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1999 <p><em>The Human Immunodeficiency Virus (HIV) is a virus that targets and attacks the human immune system. Acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) is an immunosuppressive condition (syndrome) closely associated with various opportunistic infections, secondary neoplasms, and certain neurological manifestations resulting from HIV infection. Adherence to antiretroviral therapy is a key factor in achieving optimal viral load suppression. Viral load testing is one indicator of the success of ARV treatment. The higher the viral load in the blood, the faster HIV disease progresses. Objective: To determine the relationship between adherence to antiretroviral medication and viral load levels in HIV/AIDS patients with syphilis co-infection at H. Adam Malik General Hospital. Methods: This study used an analytical observational research design with purposive sampling techniques, namely measuring antiretroviral medication adherence and viral load levels in HIV/AIDS patients with syphilis co-infection.</em> <em>Results: &nbsp;Of the 100 study subjects, the majority were male (82%) with the largest age group being 25-35 years (48%). The results of the analysis showed a highly significant relationship between the MMAS-8 compliance level and viral load status (χ² = 31.248; df = 2; p = 0.001). There was a clear pattern showing that the higher the level of adherence, the greater the proportion of patients who achieved viral suppression. Only 39% of patients achieved high adherence (score of 8), and there was a dramatic difference in viral suppression between low adherence (14.8%), moderate adherence (55.9%), and high adherence (76.9%).</em></p> Triza Via Sukma, Elviyanti Br Tarigan, Boyke Marthin Simbolon, Masita Unjuk Br Ginting, Christian Michael Oloan Sitompul Copyright (c) 2026 Triza Via Sukma, Elviyanti Br Tarigan, Boyke Marthin Simbolon, Masita Unjuk Br Ginting, Christian Michael Oloan Sitompul https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1999 Fri, 13 Feb 2026 09:58:12 +0000 The Role of Emotional Regulation and Family Support on the Psychological Well-being of Working Mothers at PT XYZ https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2003 <p>The study aims to determine working mothers at PT XYZ. The method used is a quantitative approach with multiple linear regression analysis. The t-test results partially indicate that family support has a positive and significant effect on psychological well-being (β = 0.702; p = 0.046 &lt; 0.05), suggesting that higher levels of family support are associated with greater psychological well-being. In contrast, emotional regulation does not significantly influence psychological well-being (β = −0.402; p = 0.164 &gt; 0.05), indicating that the respondent’s ability to regulate emotions does not directly improve psychological well-being among working mothers in this study. The F-test results indicate that emotional regulation and family support do not have a significant effect on psychological well-being (F = 2.989; p = 0.062). This implies that other elements are more pivotal in shaping psychological well-being, such as an individual’s capacity to control emotions, social support, life goals, mastery over their environment, autonomy, personal growth, and self-acceptance (Ryff, 1989).</p> Eriyanti Samillah, Kartika Nuradina, Benny Bernadus Copyright (c) 2026 Eriyanti Samillah, Kartika Nuradina, Benny Bernadus https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2003 Fri, 13 Feb 2026 10:10:22 +0000 Shoulder Injuries in Padel Players: a Systematic Review https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2011 <p><em>Shoulder injuries are among the most common orthopedic problems in padel athletes due to the sport’s repetitive overhead movements, rapid rotations, and high mechanical load on the glenohumeral joint. This study aimed to analyze the prevalence, characteristics, and risk factors of shoulder injuries in padel players based on a systematic review of research articles published between 2022 and 2025. The method employed was a systematic review following the PRISMA 2020 guidelines. Articles were selected according to predefined inclusion and exclusion criteria. The findings indicate that upper extremity injuries, particularly shoulder injuries, show a significant incidence among padel players. The most frequently reported conditions include rotator cuff tendinopathy, shoulder impingement syndrome, and scapulohumeral biomechanical alterations. Major risk factors identified were overuse, muscle strength asymmetry, altered shoulder kinematics, and high training loads without adequate periodization. Diagnosis was commonly established through a combination of orthopedic clinical examination and imaging modalities such as MRI or ultrasound. In conclusion, shoulder injuries in padel athletes are closely associated with biomechanical factors and training load. Preventive strategies focusing on rotator cuff strengthening and scapular stabilization are recommended to reduce injury risk and optimize athletic performance.</em></p> Miranda Septiani, RA Lisya Anggraeni Sulistyaningsih Copyright (c) 2026 Miranda Septiani, RA Lisya Anggraeni Sulistyaningsih https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2011 Sat, 28 Feb 2026 14:29:35 +0000 Reformasi Kebijakan Impor Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia melalui Studi Komparatif dengan Singapura https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2005 <p><em>Indonesia’s fuel import policy in recent years has shown a tendency toward centralization through coordinated mechanisms, quota restrictions, and shortened licensing periods, raising concerns regarding fair competition principles and consumer protection. In this context, an evaluation of fuel import regulations is necessary to ensure supply security without creating market distortions. This study employs a normative juridical method using functional comparative and law-in-context approaches to examine how administrative norms operate within different market structures and institutional frameworks. Indonesia’s regulatory framework is compared with that of Singapore, which applies a non-exclusive licensing regime, stringent technical standardization, and active competition oversight. The comparison demonstrates that supply stability and quality assurance can be achieved through open market access combined with technical supervision and effective enforcement of competition law. Reform of Indonesia’s fuel import policy should therefore move toward a non-exclusive licensing system based on objective criteria, enhanced transparency in the commodity balance mechanism, formal involvement of the competition authority in policy evaluation, and strengthened quality control mechanisms through independent certification and sampling.</em></p> Rahajeng Dzakiyya Ikbar, Harven Filippo Taufik, Delia Sita Rahayu Copyright (c) 2026 Rahajeng Dzakiyya Ikbar, Harven Filippo Taufik, Delia Sita Rahayu https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2005 Fri, 06 Mar 2026 16:35:27 +0000 Bentuk Pertunjukan Tari Seblak Rimong sebagai Tari Kreasi Anak-anak di Sanggar Dharmo Yuwono Kabupaten Banyumas https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1998 <p>Tari Seblak Rimong merupakan tari kreasi banyumasan yang diciptakan oleh Sanggar Dharmo Yuwono Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Istilah Seblak berarti dolanan sampu, sedangkan Rimong berarti kemben. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk pertunjukan Tari Seblak Rimong yang dipentaskan oleh Sanggar Dharmo Yuwono. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan struktural. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan narasumber ketua sanggar, koreografer, dan penata iringan. Hasil pembahasan meunjukkan bahwa struktur pertunjukan Tari Seblak Rimong terdiri atas unsur gerak, iringan, tata rias dan busana, tempat pertunjukan dan penciptaan. Gerak tari berpijak pada pakem lengger banyumasan yang geraknya enerjik, lincah, patah-patah, dinamis, dan ekspresif, yang merepresentasikan kegembiraan anak-anak. Iringan menggunakan musik calung banyumasan dengan tembang cakepan asmarandana yang berfungsi sebagai pengiring tari dan media penyampaian nilai kasih sayang, kepedulian, dan berbakti kepada orang tua. Dengan demikian, Tari Seblak Rimong berperan sebagai media hiburan, sekaligus sebagai sarana pelestarian nilai budaya dan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal.</p> <p><em>&nbsp;</em></p> Mita Dwi Setyaningrum, Joko Wiyoso Copyright (c) 2026 Mita Dwi Setyaningrum, Joko Wiyoso https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1998 Fri, 06 Mar 2026 16:46:35 +0000 Rediscovering Relevance: The Key Role of Websites in Maintaining Radio Station Popularity https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1959 <p>In the age of algorithmic hegemony, traditional radio must contend with competition from music streaming services and independent podcasts. To survive and remain relevant, radio must conduct digital transformation by surfing on the wave of the Internet, and websites serve as the “anchor.” This study examines the extent to which websites promote and sustain radio stations. It focuses on three metropolitan stations in Indonesia: Sonora FM Jakarta, PRFM Bandung, and Suara Surabaya. Using a qualitative case study approach, data were collected with in-depth interviews with station managers, digital ethnography in a professional forum (FDR Indonesia), and content analysis of the stations’ digital properties. The study found that the website is not merely an option but a required “digital face” that enables a supportive symbiosis across platforms. By adding streaming radio, news archives, and podcasts on demand, stations turn passive audience members into active interactors. In conclusion, a radio station can best maintain its public and brand image by providing nonlinear material and hypermedia experience through a robust website</p> Harliantara Harliantara Copyright (c) 2026 Harliantara Harliantara https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1959 Fri, 13 Mar 2026 09:01:55 +0000 Penerapan Metode Trend Moment Untuk Memprediksi Hasil Panen Jagung di Provinsi Sumatera Selatan https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2006 <p>Penerapan Metode Trend Moment untuk Memprediksi Hasil Panen Jagung di Provinsi Sumatera Selatan bertujuan untuk menganalisis hasil peramalan produksi jagung serta mengukur tingkat akurasi metode yang digunakan. Produksi jagung sebagai komoditas strategis di Sumatera Selatan mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun sehingga diperlukan model peramalan yang mampu menggambarkan kecenderungan tren secara kuantitatif. Objek penelitian ini adalah data produksi jagung Provinsi Sumatera Selatan periode 2020–2025 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deret waktu melalui model <em>Trend Moment</em> yang membentuk persamaan linear antara waktu dan produksi. Parameter konstanta dan koefisien tren dihitung untuk memperoleh persamaan peramalan, kemudian tingkat ketepatan model diuji menggunakan MAPE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien tren bernilai positif sebesar 788,343 yang mengindikasikan adanya kecenderungan peningkatan produksi jagung setiap periode. Persamaan peramalan yang diperoleh digunakan untuk memprediksi produksi tahun 2026. Nilai MAPE sebesar 11% menunjukkan bahwa metode Trend Moment termasuk dalam kategori peramalan baik. Dengan demikian, metode ini layak digunakan sebagai alat bantu dalam perencanaan produksi jagung di Provinsi Sumatera Selatan.</p> Meli Indriani, Ary Eko Prastya Putra, Didi Juhandi, Zainul Adhar Copyright (c) 2026 Meli Indriani, Ary Eko Prastya Putra, Didi Juhandi, Zainul Adhar https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2006 Fri, 13 Mar 2026 09:14:06 +0000 Pemanfaatan Kotoran Sapi Sebagai Bahan Baku Pembuatan Lilin di Desa Jaya Mulya Oku Timur https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2000 <p>Limbah kotoran sapi merupakan sumber biomassa organik yang melimpah dan hingga kini sebagian besar belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan kotoran sapi sebagai bahan baku pembuatan lilin melalui proses ekstraksi lemak, pemurnian, dan pencetakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimen laboratorium dengan tahapan pengeringan, pemanasan, penyaringan, penambahan bahan aditif (parafin dan pewangi), serta pengujian kualitas lilin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lilin dari ekstrak kotoran sapi memiliki sifat fisik yang stabil, tingkat pembakaran cukup baik, serta tidak menimbulkan aroma menyengat setelah melalui proses pemurnian. Produk lilin ini berpotensi menjadi alternatif bahan baku yang lebih murah, ramah lingkungan, serta mampu mengurangi jumlah limbah peternakan. Dengan demikian, pemanfaatan kotoran sapi menjadi lilin dapat menjadi inovasi energi alternatif dan solusi pengelolaan limbah organik berkelanjutan.</p> Diki Saputra, Hariyono Hariyono, Didi Juhandi, Ary Eko Prastya Putra Copyright (c) 2026 Diki Saputra, Hariyono Hariyono, Didi Juhandi, Ary Eko Prasstya Putra https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2000 Fri, 13 Mar 2026 09:23:56 +0000 Hubungan Kadar Asam Urat dengan estimated Glomerular Filtration Rate (eGFR) pada Orang Dewasa Normal https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1997 <p>Gangguan fungsi ginjal sering berkembang tanpa gejala awal, sehingga deteksi dini penting meskipun pada individu sehat. eGFR merupakan indikator utama fungsi ginjal, sedangkan asam urat adalah hasil metabolisme purin yang diekskresikan melalui ginjal dan dapat memengaruhi kinerjanya. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kadar asam urat dengan nilai <em>estimated Glomerular Filtration Rate</em> (eGFR) pada orang dewasa normal. &nbsp;Penelitian menggunakan desain analitik observasional retrospektif dengan pendekatan potong lintang. Data diperoleh dari rekam medis 62 orang dewasa usia 29–58 tahun yang menjalani pemeriksaan kesehatan rutin di Rumah Sakit Kepolisian di Daerah Istimewa Yogyakarta, dipilih dengan <em>purposive sampling</em>. Variabel meliputi usia, jenis kelamin, kadar asam urat, dan eGFR. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji <em>Chi-Square</em>. Hasil menunjukkan hubungan signifikan antara kadar asam urat dan eGFR.</p> Muchammad Edrick Kevin Rhamadian, Alvina Alvina Copyright (c) 2026 Alvina Alvina, Muchammad Edrick Kevin Rhamadian https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1997 Sun, 15 Mar 2026 00:00:00 +0000 Analisis Sistem Agribisnis Sayuran Hidroponik di Kabupaten OKU Timur (Studi Kasus: Miza Farm) https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2008 <p><em>Analisis Sistem Agribisnis Sayuran Hidroponik di Kabupaten OKU Timur (Studi Kasus: Miza Farm)</em> bertujuan untuk menganalisis sistem agribisnis sayuran hidroponik serta besarnya pendapatan usahatani pada Miza Farm di Desa Tanah Merah, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten OKU Timur. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkurangnya luas lahan pertanian dan meningkatnya kebutuhan pangan sehingga diperlukan sistem budidaya yang efisien pada lahan terbatas melalui teknologi hidroponik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis berdasarkan subsistem agribisnis yang meliputi subsistem hulu, usahatani, hilir, dan jasa penunjang, serta analisis biaya dan pendapatan usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Miza Farm menerapkan sistem Nutrient Film Technique dalam proses budidaya. Total biaya produksi sebesar Rp2.767.019 per proses, dengan total pendapatan sebesar Rp552.943 per proses dari tiga komoditas. Komoditas selada memberikan kontribusi pendapatan tertinggi, sedangkan seledri mengalami kerugian. Secara keseluruhan, usaha hidroponik di Miza Farm layak dijalankan dengan optimalisasi pemilihan komoditas dan efisiensi biaya produksi untuk meningkatkan pendapatan.</p> Niken Meida Sari, Ary Eko Prastya Putra, Hariyono Hariyono, M. Hafiz Azhad Copyright (c) 2026 Niken Meida Sari, Ary Eko Prastya Putra, Hariyono Hariyono, M. Hafiz Azhad https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2008 Mon, 16 Mar 2026 08:49:27 +0000 Analisis Kritis Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri dengan Perspektif Deontologi Immanuel Kant https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1971 <p><em>Launched in 2021 by Indonesia's Film Censorship Board (LSF), the National Self-Censorship Culture Movement (GNBSM) aims to encourage ordinary citizens to make mindful choices about film content, drawing on personal moral judgment alongside existing regulations. This paper thoughtfully explores how Immanuel Kant's enduring ideas on duty especially the categorical imperative and individual autonomy help us understand both the high ideals driving GNBSM and the everyday hurdles in making them work amid streaming platforms and digital viewing habits. Through close reading of three LSF studies from 2022-2024 that captured perspectives from over 2,000 people across Indonesia, we notice some striking patterns: nearly everyone (92.97%) sees the value in age ratings, yet far fewer (just 45%) feel the campaign's message truly lands with them; rules cover only a sliver (5.17%) of where films are actually watched, since most viewing (94.83%) happens online; and grasp of these ideas differs sharply by education, with higher-educated groups at 60-70% buy-in versus 30-40% elsewhere. What's particularly telling is this tension: 81% now skip unsuitable material, but Kant would argue real moral agency needs deeper reasoning, not just habit. Looking ahead with care for all sides, the paper suggests practical shifts retelling the story through Kant's lens for better connection, extending efforts to where people really watch films, fostering community discussions on ethics, and creating spaces for genuine dialogue. In essence, Kant reminds us that true ethical progress happens when principles resonate in both action and understanding.</em></p> Hadi Prabowo, Azwar Azwar, Ana Kuswanti Copyright (c) 2026 Hadi Prabowo https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1971 Wed, 18 Mar 2026 16:31:17 +0000 Pengaruh Regulasi Emosi Terhadap Pengambilan Keputusan Bisnis dengan Family Values Sebagai Variabel Intervening https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1989 <p><em>The purpose of this study was to analyze the influence of emotional regulation on business decision-making with family values ​​as an intervening variable. Research can provide an overview of the importance of emotional regulation and strengthening family values ​​in the decision-making process, so that it can be used as a basis for maintaining the sustainability of family businesses and improving the quality of decisions across generations. The sample used was 100 FEB UNDIP students who are continuing their parents business. The data collection method used in this study was SEM PLS analysis tool with total 100 respondents. Data collection used questionnaires, namely the emotional regulation scale, decision-making scale, and family values ​​scale. The results of this study are emotional regulation on family values ​​of FEB UNDIP students, emotional regulation on decision making of FEB UNDIP students, family values ​​on decision making of FEB UNDIP students, and family values ​​mediate the influence of emotional regulation on decision making of FEB students UNDIP has a positive coefficient value (original sample). The implications of this study are related to decision-making behavior in the context of family businesses, especially among the younger generation and students. These findings support the psychological and behavioral perspectives in family businesses (Industrial and Organizational Psychology) that emphasize the role of emotional regulation and family values ​​as important mechanisms in the decision-making process.</em></p> Lala Irviana, Hardani Widhiastuti, Margaretha Maria Shinta Pratiwi, Rusmalia Dewi Copyright (c) 2026 Lala Irviana, Hardani Widhiastuti, Margaretha Maria Shinta Pratiwi, Rusmalia Dewi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1989 Wed, 18 Mar 2026 16:50:25 +0000 Implementasi Artificial Neural Network (ANN) untuk Prediksi Tingkat Getaran Tanah pada Aktivitas Peledakan Tambang https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1996 <p><em>Blasting activities in mining are intended to fragment and displace rock masses, but they also generate environmental impacts in the form of ground vibration. Ground vibration measurement is required to predict allowable vibration limits. This study aims to predict ground vibration levels caused by blasting activities using the Artificial Neural Network method at the open pit coal mine. The research employed an applied research method using primary data consisting of ground vibration levels, blasting distance, and explosive charge weight obtained through direct field measurements. Data processing and the determination of model architecture and parameters were conducted using Matlab software with the backpropagation learning method. Model training and testing were carried out using blasting data from two blasting location. The results indicate that the Artificial Neural Network model with three input variables, ten hidden neurons, one output neuron, and one output layer was able to predict ground vibration levels with root mean square error values of 0.18 and 0.63. The prediction accuracy for peak particle velocity reached 93.24 percent at Pit 1 and 89.55 percent at Pit TSBC. These results demonstrate that the Artificial Neural Network method is effective for predicting ground vibrations caused by blasting activities, allowing blasting geometry planning to be better controlled to minimize environmental impacts</em></p> Alio Jasipto, Derry Sinu Winadi Copyright (c) 2026 Alio Jasipto https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1996 Thu, 19 Mar 2026 06:33:51 +0000 Pengaruh Luas Panen Terhadap Produksi Padi di Sumatera Selatan Menggunakan Fuzzy Time Series https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2007 <p>Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh luas panen terhadap produksi padi serta melakukan peramalan produksi padi di Provinsi Sumatera Selatan sebagai upaya mendukung perencanaan pertanian yang lebih baik. Objek penelitian adalah data luas panen dan produksi padi periode 2018–2025 yang diperoleh dari data statistik pertanian daerah. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana untuk mengukur pengaruh luas panen terhadap produksi padi serta metode <em>Fuzzy Time Series</em> untuk melakukan peramalan produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas panen berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi padi dengan nilai koefisien regresi sebesar 5,558, nilai signifikansi 0,000, dan nilai hubungan variabel sebesar 0,986 yang menunjukkan hubungan sangat kuat antara luas panen dan produksi. Hasil peramalan produksi menunjukkan tingkat kesalahan yang masih tinggi dengan nilai kesalahan rata-rata persentase absolut sebesar 79,4% sehingga hasil prediksi belum sepenuhnya menggambarkan kondisi aktual produksi. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan luas panen berperan penting dalam peningkatan produksi padi, namun metode peramalan yang digunakan masih perlu dikembangkan agar menghasilkan prediksi produksi yang lebih akurat di masa mendatang.</p> Surya Kharisma Ramdani, Hariyono Hariyono, Didi Juhandi, Mahidin Fahmie Copyright (c) 2026 Surya Kharisma Ramdani, Hariyono Hariyono, Didi Juhandi, Mahidin Fahmie https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2007 Thu, 19 Mar 2026 07:00:30 +0000 Tari Dolalak Grup Dewangga sebagai Arena Sosial Budaya: Praktik, Modal, dan Identitas Anak Muda di Purworejo https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1994 <p><em>Tari Dolalak Grup Dewangga is a traditional performing art originating from Purworejo that has experienced socio-cultural transformation through the active participation of young people. This study aims to analyze Tari Dolalak Grup Dewangga as a socio-cultural arena by examining artistic practices, forms of capital, and the construction of youth identity. The research employs a qualitative method with a cultural sociology approach to explore the dynamics of tradition, innovation, and social interaction within the performing arts context. The findings indicate that Tari Dolalak Grup Dewangga functions as a socio-cultural arena in which young participants accumulate and negotiate cultural, social, and symbolic capital through dance practices, performance strategies, and community engagement. These processes enable young people to gain recognition, strengthen social networks, and express collective identity rooted in local culture. In conclusion, Tari Dolalak Grup Dewangga plays a significant role in shaping youth identity while simultaneously sustaining and recontextualizing local cultural values in the contemporary era. The findings of this study indicate that the Dewangga Group's Dolalak Dance is not only a space for cultural expression but also a social arena that allows young people to build cultural identities through the accumulation of cultural, social, and symbolic capital. Practically, these research findings have implications for efforts to preserve local culture, particularly in encouraging the involvement of the younger generation as key actors in the revitalization and innovation of traditional arts to ensure their relevance amidst social change</em></p> Lusiana Febriyanti, Rimasari Pramesti Putri Copyright (c) 2026 Lusiana Febriyanti, Rimasari Pramesti Putri https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1994 Thu, 19 Mar 2026 07:16:12 +0000 Analisis Perkembangan Hukum Teknologi Informasi Dan Kaitannya Terhadap Penetapan Tersangka Roy Suryo Notodiprojo Cs https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1992 <p><span class="s13">Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat di Indonesia telah membawa perubahan signifikan terhadap pola interaksi sosial, komunikasi, dan dinamika hukum di era digital. Perubahan ini memunculkan berbagai bentuk pelanggaran berbasis siber dan mendorong lahirnya instrumen hukum yang lebih komprehensif, seperti Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). Penelitian ini menganalisis kaitan antara perkembangan hukum teknologi informasi dengan dasar hukum penetapan tersangka terhadap Roy Suryo Notodiprojo dalam kasus penyebaran konten digital yang dianggap melanggar ketentuan hukum. Dengan </span><span class="s13">menggunakan metode yuridis normatif, penelitian ini mengkaji sumber hukum primer, prinsip-prinsip forensik digital, serta praktik penegakan hukum modern dalam menangani bukti elektronik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan hukum TI khususnya terkait pengakuan bukti elektronik, penguatan prosedur forensik digital, serta kejelasan norma mengenai konten terlarang berperan penting dalam membentuk proses penyidikan dan penentuan pertanggungjawaban pidana dalam perkara berbasis digital. Namun demikian, sejumlah tantangan masih muncul, seperti pasal-pasal UU ITE yang multitafsir, ketidakkonsistenan penegakan, serta kurangnya kompetensi digital aparat penyidik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kasus Roy Suryo mencerminkan titik temu antara modernisasi hukum dan penyidikan tindak pidana digital, sekaligus menegaskan perlunya penegakan hukum TI yang lebih adaptif, proporsional, dan berorientasi pada</span><span class="s13"> perlindungan hak asasi manusia.</span></p> Putri Nabila Damayanti, Sodikin Sodikin Copyright (c) 2026 Putri Nabila Damayanti, Sodikin Sodikin https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1992 Thu, 19 Mar 2026 07:24:20 +0000 Green and Clean Mobility: A Study of Trans Batam's Management and Administration in Supporting Sustainable Transportation https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2001 <p>This study aims to comprehensively analyze how Trans Batam's infrastructure management contributes to the principles of Green &amp; Clean Mobility, a public transportation concept focused on efficiency, quality and public access. The research focuses on three main management aspects: (1) facility suitability; (2) governance mechanisms and operational management; and (3) sustainability principles.The analysis was conducted using an exploratory quantitative approach, assessing each research dimension with SmartPLS 4.3.0.1. One hundred respondents participated during the research period and expressed their willingness to volunteer to support the research. The results indicate a significant correlation between each exogenous and endogenous dimension. They are integral to driving the quality of Trans Batam's transportation services. Furthermore, this is supported by an R<sup>2</sup> value of 67.2% (0.672). This demonstrates that the involvement of the research dimensions does contribute to improving Trans Batam's public transportation services. Furthermore, the Q<sup>2</sup> value of 0.485 indicates strong predictive relevance, indicating that the model not only explains variation within the sample but also has adequate predictive capacity. Ultimately, this research can serve as policy recommendations and contribute to the development of an inclusive, efficient and sustainable public transportation service model—Trans Batam</p> Oma Susanto, Tibrani Tibrani, Denny Ammari Ramadhan Copyright (c) 2026 Oma Susanto, Tibrani Tibrani, Denny Ammari Ramadhan https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2001 Thu, 19 Mar 2026 07:55:15 +0000 Analisis Distribusi Kopi Robusta (Coffea Canephora) di Provinsi Sumatra Selatan Menggunakan Teori Christeller (Central Place Theory) https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2002 <p>Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia yang berperan penting dalam perekonomian nasional. Pada permasalahan distribusi kopi robusta ini berkaitan erat dengan aksesibilitas pasar, yang dalam perspektif ilmu geografi ekonomi dapat dianalisis menggunakan metode Teori Tempat Sentral (<em>Central Place Theory</em>) Christaller. Teori ini menjelaskan bagaimana lokasi distribusi barang dan jasa ditentukan oleh dua parameter utama, yaitu <em>range</em> (jarak jangkauan konsumen) dan <em>threshold</em> (jumlah minimum konsumen untuk menopang pasar). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yitu pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis spasial dan ekonomi wilayah. Tujuan dari analisi ini yaitu Sebagai acuan dalam menganalisis pola distribusi kopi robusta di Sumatra Selatan melalui konsep range dan Sebagai acuan dalam mengidentifikasi ambang batas minimum (<em>threshold)</em> pada permintaan pasar berdasarkan Teori Tempat Sentral Christaller. Sehingga hasil yang di peroleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa pusat range yang efisien terletak pada tiga Kabupaten yaitu Pagar Alam, OKU Selatan dan Empat Lawang yang mampu menjadi penopang dari kabupaten lain. Dan analisis threshold menunjukkan bahwa tingkat produksi yang tinggi tidak selalu menjadi pusat distribusi. Wilayah yang memenuhi batas pasar, khususnya Kota Pagar Alam dan OKU Selatan, memiliki kemampuan yang lebih baik untuk menjadi pusat distribusi karena mampu mendukung berlangsungnya aktivitas ekonomi secara berkelanjutan.</p> Widi Prakoso, Hariyono Hariyono, Saiful Bahrie, Aisah Aisah Copyright (c) 2026 Widi Prakoso, Hariyono Hariyono, Saiful Bahrie, Aisah Aisah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2002 Fri, 20 Mar 2026 15:26:02 +0000 Analisis Perilaku Adopsi Generative Artificial Intelligence dalam Mendukung Pengambilan Ide dan Proses Kreatif Berdasarkan Model UTAUT https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2004 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat penggunaan berkelanjutan <em>Generative Artificial Intelligence</em> (GenAI) pada masyarakat Indonesia dalam mendukung pengambilan ide dan proses kreatif. Meskipun adopsi awal GenAI telah banyak diteliti, kajian yang berfokus pada keberlanjutan penggunaan teknologi ini dalam konteks aktivitas kreatif masih terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Model penelitian didasarkan pada <em>Unified Theory of Acceptance and Use of Technology</em> (UTAUT) yang dikembangkan dengan menambahkan variabel kualitas informasi dan kepuasan pengguna. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada masyarakat Indonesia yang telah menggunakan GenAI dalam aktivitas pengambilan ide dan proses kreatif. Analisis data dilakukan menggunakan metode <em>Partial Least Squares Structural Equation Modeling</em> (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruk-konstruk dalam model UTAUT serta variabel tambahan yang digunakan berpengaruh signifikan terhadap niat penggunaan berkelanjutan GenAI. Temuan ini mengindikasikan bahwa persepsi manfaat, kemudahan penggunaan, dukungan lingkungan, kualitas informasi, dan kepuasan pengguna berperan penting dalam mendorong keberlanjutan pemanfaatan GenAI pada aktivitas kreatif.</p> Al Atiqullah Imang, Raden Roro Ratna Roostika Copyright (c) 2026 Al Atiqullah Imang, Raden Roro Ratna Roostika https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2004 Fri, 20 Mar 2026 15:45:04 +0000 Embodied Learning dalam Metode Pembelajaran Seni Tari Berbasis Kode Gerak untuk Siswa Tunarungu di SLB Manunggal Slawi https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2017 <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pembelajaran seni tari bagi siswa tunarungu memerlukan pendekatan adaptif karena keterbatasan penerimaan stimulus auditori berdampak pada pemahaman irama dan ekspresi gerak. Karakteristik siswa tunarungu yang dominan visual dan kinestetik menuntut metode pembelajaran yang menempatkan tubuh sebagai media utama dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan embodied learning dalam metode pembelajaran seni tari berbasis kode gerak pada siswa tunarungu di SLB Manunggal Slawi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa tunarungu tingkat SMA yang mengikuti pembelajaran seni tari di SLB Manunggal Slawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kode gerak memungkinkan siswa memahami konsep gerak tari melalui pengalaman tubuh secara langsung. Proses belajar tidak hanya berlangsung pada tataran kognitif, tetapi juga melalui interaksi antara tubuh, visual, dan ruang gerak. Siswa menunjukkan peningkatan keterlibatan, kepercayaan diri, serta kemampuan mengekspresikan gerak tari secara lebih bermakna. Temuan ini mengindikasikan bahwa embodied learning merupakan pendekatan yang relevan dalam pembelajaran seni tari bagi siswa tunarungu karena mampu menjembatani keterbatasan auditori melalui pengalaman belajar berbasis tubuh.</span></span></p> Rosa Triolivia Giarto, Rimasari Pramesti Putri Copyright (c) 2026 Rosa Triolivia Giarto, Rimasari Pramesti Putri https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2017 Thu, 26 Mar 2026 13:54:21 +0000 Pengaruh Implementasi Rekam Medis Elektronik dan Pelatihan Terhadap Kinerja Tenaga Kesehatan dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening di Rumah Sakit Tentara Tingkat II Dustira Cimahi https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2012 <p><em>Digital transformation has encouraged hospitals to implement Electronic Medical Records (EMR) and training to enhance healthcare workers' performance. This study analyzes the effect of EMR implementation and training on healthcare performance, with work motivation as a mediating variable at RST Tk II Dustira Cimahi. A quantitative survey was conducted with 310 respondents and analyzed using multiple linear regression, t-test, F-test, and Sobel test. Results indicate that EMR has a positive but not significant effect, while training positively and significantly affects both work motivation and performance. Work motivation significantly mediates the effect of EMR and training on performance. The study emphasizes that EMR effectiveness depends on work motivation and continuous training to optimize healthcare workers’ performance.</em></p> Martinus V. Tjandra, Taufik Zulfikar, Rukhiyat Syahidin Copyright (c) 2026 Martinus V. Tjandra, Taufik Zulfikar, Rukhiyat Syahidin https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2012 Thu, 26 Mar 2026 18:09:17 +0000 Combining Random Forest with Firefly Algorithm to Improve Darknet Traffic Detection https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2023 <p>Darknet traffic detection system, a cyber-crime activity detection system that detects the use of Tor and VPNs, is one way to reduce the occurrence of darknet cyber-crimes. Current existing detection tools such as machine learning models have shown its capability in detecting darknet network traffics. However, it still faces some limitations in its performance due to suboptimal hyperparameters. One of the existing classification models used for darknet traffic detection, such as Random Forest demonstrated great performance in detecting darknet activities. This research utilizes the Firefly Algorithm (FA), a prominent swarm intelligence method, to fine-tune hyperparameters and enhance the detection capabilities of the Random Forest (RF) model. The proposed RF-FA (Random Forest – Firefly Algorithm) approach is evaluated against the standard Random Forest model. Tests performed on the CIC-Darknet2020 dataset reveal that the Firefly Algorithm improves the RF model's performance in all key metrics. The optimized RF-FA model attains an accuracy, precision, recall, and F1-score of 98.73%, surpassing the baseline RF model, which achieves 98.62% in accuracy, precision, and recall, along with an F1-score of 98.61%.</p> Vincent Timothy Lim, Rusdianto Roestam Copyright (c) 2026 Vincent Timothy Lim, Rusdianto Roestam https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2023 Sun, 29 Mar 2026 14:24:21 +0000 Pengaruh Faktor Personal Resources, Job Resources serta Organizational Internal & External Environment terhadap Employee Intentional Digital Readiness https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2009 <p><em>This study aims to analyze the roles of personal resources, job resources, and the internal and external organizational environment in influencing employee intentional digital readiness, mediated by perceived usefulness and perceived ease of use through the moderation of leadership support, in the manufacturing industry in the Karawang, Cikarang, and Bekasi regions. Involving 533 active employees working in manufacturing companies that have adopted digitalization, this study uses quantitative methods by distributing questionnaires to collect data. Data analysis was conducted using structural equation modeling (SEM) techniques with the LISREL application to determine the relationships between the variables studied. The results show that both personal resources and job resources significantly contribute to employee intentional digital readiness. Additionally, the organizational internal environment does not significantly contribute to increasing employee digital readiness, while the external environment indicates that partner support has a significant impact on employee readiness. Leadership support plays an important moderating role, strengthening the relationship between perceived usefulness and perceived ease of use on employee intentional digital readiness. These findings provide valuable insights for manufacturing industry managers in designing strategies to enhance employee digital readiness through the development of resources and effective leadership support</em><em>.</em></p> Veronika Br Marpaung, Elok Savitri Copyright (c) 2026 Veronika Br Marpaung, Elok Savitri https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2009 Sun, 29 Mar 2026 14:38:06 +0000 Pengaruh STARA Awareness Terhadap Individual Competitive Productivity: Peran Mediasi Work Engagement, Organizational Commitment, dan Job Autonomy https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2010 <p><em>Employee assessment of the presence of new information technology, namely STARA (Smart Technology, AI, Robotic, and Algorithm), can be a double-edged sword, namely the assessment as a challenge and also an obstacle to work productivity. The main objective of this study is to determine the effect of STARA Awareness through the mediation of work engagement, organizational commitment and job autonomy on individual competitive productivity perceived by employees in the financial services industry in the Greater Jakarta area. Research data was obtained through an online questionnaire of 613 respondents, 79 data were not used due to the cleansing results. A total of 529 data were obtained for testing in this study. Data processing and hypothesis testing used the Covariance-Based Structural Equation Modeling (CB-SEM) method with the LISREL 8.8 application. This study found that the influence of Challenge Appraisal toward STARA Awareness has a significant positive effect on work engagement and job autonomy, hindrance appraisal toward STARA awareness has a positive effect on work engagement, organizational commitment and job autonomy. Organizational commitment has not been able to significantly mediate the effect of challenge appraisal toward STARA awareness on individual competitive productivity. Meanwhile, work engagement, organizational commitment, and job autonomy mediate the influence of hindrance appraisal toward STARA Awareness on individual competitive productivity. This research will provide theoretical and empirical contributions in the field of human resources and organizational development, especially in understanding the influence of employee assessments toward STARA in increasing employee productivity.</em></p> Yunia Novianti, Elok Savitri Copyright (c) 2026 Yunia Novianti https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2010 Sun, 29 Mar 2026 14:45:28 +0000 Analisis Bentuk Pertunjukan Opera Cinta di Bawah Rembulan Karya Agung Kusumo Widagdo https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2032 <p>Penelitian ini mengkaji bentuk pertunjukan <em>Opera Cinta di Bawah Rembulan</em> yang disajikan di halaman Pendhapa Balai Kota Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis bentuk pertunjukan tersebut melalui pendekatan etnokoreologi. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui observasi pertunjukan, wawancara dengan pihak yang terlibat dalam produksi, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pertunjukan <em>Opera Cinta di Bawah Rembulan</em> merupakan dramatari yang memadukan unsur verbal dan nonverbal dalam satu kesatuan penyajian. Komponen verbal terdiri atas tembang, monolog, dan dialog yang berfungsi menyampaikan alur cerita serta memperjelas hubungan antar tokoh. Sementara itu, komponen nonverbal meliputi tema, alur cerita, gerak, penari, pola lantai, ekspresi wajah, rias, busana, musik, panggung, properti, pencahayaan, dan setting panggung yang saling mendukung dalam membangun struktur dramatik serta visual pertunjukan. Keterpaduan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pertunjukan ini tidak hanya menampilkan gerak tari, tetapi juga memanfaatkan berbagai elemen artistik untuk menciptakan pengalaman pertunjukan yang estetis dan komunikatif bagi penonton. Temuan ini memberikan implikasi praktis bahwa pengemasan dramatari berbasis ruang publik dapat menjadi strategi efektif dalam pelestarian dan revitalisasi seni tradisi agar tetap relevan dengan masyarakat kontemporer.</p> Hafiz Nur Hidayat, Sestri Indah Pebrianti Copyright (c) 2026 Hafiz Nur Hidayat, sestri Indah pebrianti https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2032 Sun, 29 Mar 2026 16:07:10 +0000 Biografi Astripia Pelopor Cucuk Lampah di Kabupaten Cilacap https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2031 <p>Penelitian ini membahas biografi Astripia sebagai pelopor cucuk lampah di Kabupaten Cilacap dengan menitikberatkan pada latar belakang kehidupannya. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran individu dalam menjaga keberlangsungan tradisi cucuk lampah sebagai bagian dari rangkaian upacara pernikahan adat Jawa. Selama ini, penelitian mengenai cucuk lampah lebih banyak berfokus pada aspek penyajian dan makna simbolik, sementara kajian yang menelusuri perjalanan hidup tokoh pelaku seni masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengungkap latar belakang kehidupan Astripia, meliputi proses awal ketertarikan pada seni, pengaruh lingkungan sosial, serta pengalaman hidup yang membentuknya sebagai cucuk lampah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi biografi untuk memahami perjalanan hidup tokoh secara mendalam, mencakup latar belakang keluarga, pendidikan, dan perjalanan awal dalam dunia seni. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Astripia memiliki dasar kuat dalam bidang seni tari yang menjadi landasan keterlibatannya dalam cucuk lampah. Pengalaman belajar, dukungan lingkungan, serta proses panjang dalam berkesenian membentuk identitasnya sebagai pelaku seni. Latar belakang keluarga, pendidikan, dan pengalaman sosial berperan penting dalam membentuk karakter serta kiprahnya dalam melestarikan tradisi cucuk lampah di Kabupaten Cilacap. Temuan ini secara praktis dan teoretis dapat menjadi model kajian biografi yang aplikatif untuk menelusuri peran dan proses pembentukan identitas seniman tradisi lainnya dalam upaya pelestarian budaya lokal.</p> Nofia Lestari, Sestri Indah Pebrianti Copyright (c) 2026 Nofia Lestari, Sestri Indah Pebrianti https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2031 Sun, 29 Mar 2026 16:19:11 +0000 Pengaruh Experiential Marketing, Emotional Value, dan Cost Value Terhadap Loyalitas Pelanggan Kopi Se-Indonesia Surabaya https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2029 <p><em>This study examines the effect of experiential marketing, emotional value, and cost value on customer loyalty at Kopi Se-Indonesia Surabaya. The study used a quantitative cross-sectional method, with data collected through an online survey distributed to 160 customers who had made at least two purchases within the past year. The relationships between variables were analyzed using the PLS-SEM method with SmartPLS 4. The results show that experiential marketing has a significant positive effect on both emotional value and cost value. This suggests that the experiences customers have at the coffee shop contribute to how they perceive the value they receive. In addition, emotional value and cost value were found to significantly influence customer loyalty. Customers who feel comfortable, enjoy the atmosphere, and perceive the price as reasonable compared to the benefits received tend to show stronger loyalty toward the brand. These results highlight the importance of creating a positive in-store experience, including a comfortable environment and good interaction between staff and customers. This research enriches the literature on experiential marketing, emotional value, and cost value in the coffee shop industry, particularly among young consumers. Practically, the findings suggest that coffee shop businesses should focus on maintaining consistent customer experiences while ensuring that price, product quality, and service remain aligned to encourage long-term customer loyalty.</em></p> Priscillia Sieny Susanto, Chelsy Chandra, Adrie Oktavio Copyright (c) 2026 Priscillia Sieny Susanto, Chelsy Chandra, Adrie Oktavio https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2029 Sun, 29 Mar 2026 16:54:14 +0000 Tanggung Gugat Direksi Terhadap Kelalaian Penerapan Good Corporate Governance dalam PT yang Mengakibatkan Kepailitan https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2019 <p>The Board of Directors is an organ in a limited liability company that has full authority and responsibility for managing the company for the benefit of the company both inside and outside the court. The Board of Directors in carrying out these duties and authorities must comply with the principles of Good Corporate Governance (GCG) so that the company can run well. In this case, there is a problem if the board of directors is negligent or fails to apply the principles of GCG so that a company experiences losses that can result in the company becoming bankrupt. The problem being studied is an explanation of the principles of GCG in a limited liability company and whether the board of directors is responsible for negligence in implementing the principles of GCG that results in bankruptcy. This research uses a statutory approach (Statute Approach) and a conceptual approach (Conceptual Approach). The results of this research are in the form of an explanation of the GCG principles in the form of transparency, accountability, responsibility, independence, equality, and fairness, directors are responsible if they fail to apply the GCG principles in accordance with Article 104 paragraph (2) of Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies.</p> Rio Indra Kurniawan, Muhammad Aliffian Nurfuadi, Aiman Fikry, Alya Fitriani Copyright (c) 2026 Rio Indra Kurniawan, Muhammad Aliffian Nurfuadi, Aiman Fikry, Alya Fitriani https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2019 Tue, 31 Mar 2026 14:24:31 +0000 Analisis Strategi Pencegahan dan Pengawasan Judi Online di Kabupaten Sidenreng Rappang https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2020 <p>Perkembangan teknologi informasi di era digital telah meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dan informasi, namun juga memunculkan tantangan baru berupa praktik perjudian online yang mudah diakses, bersifat lintas wilayah, dan sulit diawasi. Fenomena ini berdampak pada moralitas, ketertiban sosial, dan produktivitas masyarakat, termasuk di Kabupaten Sidenreng Rappang, di mana praktik judi online mulai menyasar pelajar dan masyarakat usia produktif. Pemerintah daerah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika telah melakukan upaya pencegahan melalui sosialisasi dan kampanye digital, namun regulasi dan sistem pengawasan digital masih terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menganalisis strategi pencegahan yang dilakukan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum serta mengevaluasi efektivitas pengawasan digital terhadap praktik judi online di Sidrap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan masih dominan bersifat sosial informal, edukasi dan literasi digital belum menjadi fokus, sementara pengawasan digital belum efektif akibat keterbatasan kapasitas aparatur, infrastruktur, kewenangan, dan keterlibatan masyarakat. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan strategi pencegahan terstruktur, peningkatan literasi digital, pengembangan sistem pengawasan kolaboratif, serta koordinasi lintas sektor untuk mewujudkan penanggulangan perjudian online yang lebih efektif dan berkelanjutan</p> Juana Juana, Hardianti Hardianti, Muhammad Ikbal Copyright (c) 2026 Juana Juana, Hardianti Hardianti, Muhammad Ikbal https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2020 Tue, 31 Mar 2026 15:54:16 +0000 Legality, Proportionality and Protection in Public Order Enforcement by Satpol PP in Batam, Indonesia https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2022 <p>This study examines the interplay of legality, proportionality and rights protection in enforcement operations conducted by the Satpol PP in Batam, Indonesia. Local-order enforcement against violations of regional regulations often triggers contestation because it intersects with livelihoods, property interests and security while simultaneously demanding effective public-order governance. The research aims to assess whether enforcement actions comply with applicable mandates and procedural requirements; evaluate how proportionality is applied in selecting measures, escalating interventions and using force; and map available safeguards and remedies for affected residents. A socio-legal case-study design is employed, combining document analysis, field observation and semi-structured interviews with Satpol PP officers, local government units, street vendors and business actors and civil-society representatives. Findings suggest legality is generally satisfied at the level of formal authority, yet procedural weaknesses persist in advance notice, record-keeping, transparency of decision-making and post-operation accountability. Proportionality is not consistently operationalized, particularly regarding the least restrictive option, clear escalation stages and standards on the use of force. Rights protection for impacted communities remains dependent on discretion, with complaint channels and restitution mechanisms insufficiently accessible, especially for vulnerable groups. The study recommends strengthening rights-based SOPs, institutionalizing proportionality training, improving documentation and supervisory controls and providing accessible complaint, mediation and relocation-support pathways. More broadly, inter-agency coordination and performance metrics should prioritize voluntary compliance and reduced grievances, not merely the number of operations, to enhance legitimacy and protect citizens in governance.</p> Irwan Irwan, Dwi Afni Maileni, Rizki Tri Anugrah Bhakti, Edwar Kelvin Copyright (c) 2026 Irwan Irwan, Dwi Afni Maileni, Rizki Tri Anugrah Bhakti, Edwar Kelvin https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2022 Tue, 31 Mar 2026 16:03:44 +0000 Pengaruh Pengendalian Tikus Sawah Melalui Teknik Pengasapan Terhadap Pendapatan Usahatani Padi di Desa Srimulyo https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2030 <p>Serangan hama tikus sawah merupakan salah satu permasalahan utama dalam budidaya padi karena dapat menurunkan hasil produksi dan berdampak pada pendapatan petani. Salah satu upaya pengendalian yang dilakukan petani adalah teknik pengasapan liang tikus menggunakan bahan belerang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengendalian tikus sawah melalui teknik pengasapan terhadap pendapatan usahatani padi di Desa Srimulyo, Kecamatan Belitang Mulya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 84 petani yang dipilih secara acak dari populasi sebanyak 499 petani padi. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner serta didukung oleh data sekunder dari instansi terkait. Analisis data dilakukan menggunakan analisis pendapatan usahatani dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produksi padi yang diperoleh petani sebesar 12,946 ton per musim tanam dengan luas lahan rata-rata 2,158 hektar. Total penerimaan usahatani padi sebesar Rp80.267.857 per musim tanam dengan rata-rata biaya produksi sebesar Rp10.642.857 sehingga diperoleh pendapatan sebesar Rp69.625.000 per musim tanam. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa pengendalian tikus sawah melalui teknik pengasapan tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani padi. Hal ini menunjukkan bahwa pendapatan petani lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti luas lahan, tingkat produksi, dan harga jual gabah.</p> Riwanto Apris Mandaka, Tiyas Murtiningsih, M. Hafiz Azhad, Iman Sulaiman Copyright (c) 2026 Riwanto Apris Mandaka, Tiyas Murtiningsih, M. Hafiz Azhad, Iman Sulaiman https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/2030 Tue, 31 Mar 2026 16:19:05 +0000