Bentuk Penyajian Jaran Kepang pada “Tari Alusan” Paguyuban Fajar Lestari Dusun Namar Desa Lemahireng

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Erlhi Ana Pradhita
Eny Kusumastuti

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji Bentuk Penyajian Jaran Kepang pada “Tari Alusan” yang dipentaskan oleh Paguyuban Fajar Lestari di Dusun Namar, Desa Lemahireng. Permasalahan dalam penelitian ini meliputi: Bagaimana Bentuk Penyajian Jaran Kepang pada “Tari Alusan” Paguyuban Fajar Lestari Dusun Namar Desa Lemahireng? menjawab permasalahan bentuk penyajian Tari alusan paguyuban Fajar Lestari, menggunakan teori Analisis Tari dari Maryono 2015. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi lapangan, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik triangulasi guna menjamin validitas temuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk penyajian Jaran Kepang pada “Tari Alusan” paguyuban Fajar Lestari adalah tari kelompok yang awalnya terdiri dari 6 penari lalu bertambah menjadi 20 penari dengan komponen nonverbal meliputi tema, gerak, penari, ekspresi, musik, tata rias, busana, pola lantai, dan panggung. Di samping itu, hasil penelitian ini juga memiliki nilai praktis sebagai dokumentasi tertulis dan bahan referensi bagi pengembangan seni tari tradisional pada masa yang akan datang. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya kajian etnokoreologi dengan menawarkan pemahaman kontekstual tentang relasi bentuk Penyajian, makna simbolik, dan dinamika sosial dalam Tari alusan sebagai ekspresi identitas kolektif Masyarakat Dusun Namar.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Pradhita, E. A. and Kusumastuti, E. (2026) “Bentuk Penyajian Jaran Kepang pada ‘Tari Alusan’ Paguyuban Fajar Lestari Dusun Namar Desa Lemahireng”, Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 8(3), pp. 1413-1425. doi: 10.38035/rrj.v8i3.2047.

References

Apriliani, U. (2020). Bentuk Dan Makna Pada Tata Rias Busana Serta Aksesoris Tari Remo Jombangan. 09, 97–107.
Cahyono, A., & Kusumastuti, E. (2021). Warok Dance : A Medium of Child Aesthetic Fulfillment. 9(2), 242–249. https://doi.org/10.13189/saj.2021.090212
Gupita, W., & Kusumastuti, E. (2012). Bentuk Pertunjukan Kesenian Jamilin Di Desa Jatimulya Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal. 1(1), 1–11.
Hardiarini, C., & Firdhani, aldhila mifta. (2022). Performing Arts Education. 2, 15–19.
Hendra, D. F. (2023). Kajian dasar bentuk gerak tari dan musik iringan tari zapin penyengat. 8(2), 114–127.
Hera, T., & Nurdin. (n.d.). Kontribusi Motivasi Mahasiswa Dalam Proses Kreatif Penciptaan Tari Pada Mata Kuliah Koreografi. IV(1).
Januarest, R. P., Kurnita, T., & Ramdiana. (2016). Bentuk Penyajian Tari Tradisional Silat Gelombang Di Desa Lugu Kabupaten Simeulue. 1, 131–139.
Jazuli, m. (2016). peta dunia. Cv. Farisma Indonesia.
Jazuli, M. (2016). Peta Dunia Seni Tari (C. Suryanto (ed.); 1st ed.). CV. Farishma Indonesia.
Kusumastuti, E., Rohidi, T. R., & Cahyono, A. (2021). Community-Based Art Education as a Cultural Transfer Strategy in the Jaran Kepang Art Performance of Semarang Regency. 21(1), 154–167.
Kusumastuti, E., & Widjajantie, K. (2020). Pola Interaksi Simbolik Dan Pewarisan Kesenian Jaran Kepang Semarangan Berbasis Agil Di Era Disrupsi. 35(September), 337–343.
Lailis, Z., & Indriyanto, R. (2022). JURNAL SENI TARI Estetika Bentuk Pertunjukan Tari Kuda Lumping Satriyo Wibowo Kecamatan Kranggan Kabupaten Temanggung. 11, 1–12.
Maryono, D. (2015). Analisa Tari. ISI Press Surakarta.
Narawati, T., Sofyan, A. M., & Sunaryo, A. (2023). Departemen Pendidikan Tari, Universitas Pendidikan Indonesia, Jl. Dr. SetiabudiNo.229, Isola, Kec. Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40154. 3(3), 416–426.
Novianto, W. (2022). Bentuk, Gaya, dan Makna Akting dalam Film Opera Jawa Sutradara Garin Nugroho. Ekspresi, 10(1), 58–71. https://doi.org/10.24821/ekp.v10i1.7852
Prabowo, F. I. U. (2015). Pelestarian Kesenian Kuda Lumping oleh Paguyuban Sumber Sari di Desa Pandansari Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen. 01, 104–112.
Rochayati, R., & Tari, P. P. (2019). Tema Literal Sebagai Gagasan Awal Proses Penataan Karya Tari Pada Mata Kuliah Komposisi Tari Di Program Studi. 755–766.
Rustiyanti, S., Iskandar, A., & Listiani, W. (n.d.). Ekspresi dan Gestur Penari Tunggal dalam Budaya Media Visual Dua Dimensi. 212.
Yunanto, N., & kusmastuti, eny. (n.d.). BENTUK DAN FUNGSI PERTUNJUKAN TARI KUDA LUMPING “ MASAL DEWASA ” : STUDI ETNOKOREOLOGI DI PAGUYUBAN TURONGGO. 24(1), 18–36.