STRATEGI KOPING KELUARGA YANG TERDAMPAK COVID-19 DI NAGARI SURIAN: STUDI KUALITATIF

Main Article Content

Bunga Islami Yusa

Abstract

COVID-19 merupakan virus RNA strain tunggal positif yang menginfeksi saluran pernapasan. Penegakan diagnosis dimulai dari gejala umum berupa demam, batuk, dan sulit bernapas. Teridentifikasi COVID-19 dapat menjadi stressor bagi keluarga sehingga keluarga memerlukan strategi koping yang efektif agar dapat mengatasi stressor yang berdampak pada kondisi psikologis. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi strategi koping yang dilakukan oleh keluarga yang terdampak COVID-19 di Nagari Surian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi serta dianalisis secara deskriptif. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah empat orang dari keluarga terdampak COVID-19 yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi koping yang dilakukan oleh keluarga terdampak COVID-19 di Nagari Surian berbeda-beda. Satu subjek menggunakan emotional focused coping untuk mengatasi permasalahan dan tiga subjek lainnya menggunakan strategi coping campuran yaitu problem-emotional focused coping untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Islami Yusa, B. (2021) “STRATEGI KOPING KELUARGA YANG TERDAMPAK COVID-19 DI NAGARI SURIAN: STUDI KUALITATIF”, Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 3(3), pp. 10 - 15. doi: 10.31933/rrj.v3i3.384.
Section
Sosial Sciences

References

Center for Tropical Medicine UGM. (2020). Desa Tangguh COVID-19. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Cheng. (2001). Stres, Coping, dan Penyakit. Jakarta: Arta Karya.
Fang, Ja., Weedon, A., & Handley, E. (2020). Coronavirus COVID-19’s Wuhan Lockdown: A Month On.
Hapsari, R. A., Karyani, U., Taufik. (2002). Perjuangan hidup pengungsi kerusuhan etnis (Studi kualitatif tentang bentuk-bentuk perilaku coping pada pengungsi di Madura). Indigenous. Surakarta: Fakultas Psikologi UMS.
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, Appraisal, and Coping. New York: McGraw-Hill, Inc.
Rasmun. (2009). Keperawatan Kesehatan Mental Psikiatri Terintegrasi Dengan Keluarga. Jakarta: Sagung Seto.
Rustiana, H. (2003). Gambaran post traumatic stress disorder (PTSD) dan perilaku koping anak-anak korban kerusuhan Maluku Utara. Tazkiya, 3(1), 46-64.
Sundberg, N. D., Winebarger, A. A., & Taplin, J. R. (2007). Psikologi Klinis: Perkembangan Teori, Praktik, dan Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Tanumidjojo, Y., Lestari, B. S., Ananta, Y. (2004). Stres dan perilaku coping pada penderita diabetes mellitus tiper II. Jurnal Anima Indonesian Psychological, 19(4), 70-78.
WHO. (2020). WHO Director-General’s remarks at the media briefing on 2019-nCov on 11 February 2020. Retrieved of https://www.who.int/dg/speeches/detail/who-director-generals-remaks-at-the-media-briefing-on-2019-ncov-on-11-february-2020. (Feb 12th 2020)
Yuliana. (2020). Corona virus diseases (Covid-19); Sebuah tinjauan literatur. Wellness And Healthy Magazine, 2(1), 187-192.