Biografi Astripia Pelopor Cucuk Lampah di Kabupaten Cilacap
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Published
Mar 29, 2026
Abstract
Penelitian ini membahas biografi Astripia sebagai pelopor cucuk lampah di Kabupaten Cilacap dengan menitikberatkan pada latar belakang kehidupannya. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran individu dalam menjaga keberlangsungan tradisi cucuk lampah sebagai bagian dari rangkaian upacara pernikahan adat Jawa. Selama ini, penelitian mengenai cucuk lampah lebih banyak berfokus pada aspek penyajian dan makna simbolik, sementara kajian yang menelusuri perjalanan hidup tokoh pelaku seni masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengungkap latar belakang kehidupan Astripia, meliputi proses awal ketertarikan pada seni, pengaruh lingkungan sosial, serta pengalaman hidup yang membentuknya sebagai cucuk lampah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi biografi untuk memahami perjalanan hidup tokoh secara mendalam, mencakup latar belakang keluarga, pendidikan, dan perjalanan awal dalam dunia seni. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Astripia memiliki dasar kuat dalam bidang seni tari yang menjadi landasan keterlibatannya dalam cucuk lampah. Pengalaman belajar, dukungan lingkungan, serta proses panjang dalam berkesenian membentuk identitasnya sebagai pelaku seni. Latar belakang keluarga, pendidikan, dan pengalaman sosial berperan penting dalam membentuk karakter serta kiprahnya dalam melestarikan tradisi cucuk lampah di Kabupaten Cilacap. Temuan ini secara praktis dan teoretis dapat menjadi model kajian biografi yang aplikatif untuk menelusuri peran dan proses pembentukan identitas seniman tradisi lainnya dalam upaya pelestarian budaya lokal.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Ranah Research.
References
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.
Bourdieu, P. (1993). The Field of Cultural Production. Columbia University Press.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Sage Publications.
Dewi Saputri, M., & Wiyoso, J. (2025). Peran Tokoh Hanoman Sebagai Cucuk Lampah Dalam Pernikahan Adat Jawa Di Desa Pulo Dogom Kabupaten Labuhan Batu Utara. Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(6), 4657–4667. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i6.1811
Elvandari, E. (2020). Sistem Pewarisan Sebagai Upaya Pelestarian Seni Tradisi. GETER: Jurnal Seni Drama, Tari Dan Musik, 3(1), 93–104. https://doi.org/10.26740/geter.v3n1.p93-104
Endraswara, S. (2015). Adat dan Upacara Tradisional Jawa. Narasi.
Geertz, C. (1973). The Interpretation of Cultures. Basic Books.
Gitin Nesti, A., & Wahyu, L. (2022). Pertunjukan Cucuk Lampah Dwi Setyo Utomo. Jst, 11(2), 143–154. https://doi.org/10.15294/jst.v11i2.48047
Hadi, S. (2018). Pawiwahan Jawa: Prosesi dan Filosofi. Citra Jaya.
Hastuti, S. (2017). Makna Simbolik dalam Tradisi Pernikahan Jawa. Pustaka Pelajar.
Husnullail, M., & Jailani, M. S. (2024). Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam riset ilmiah. Jurnal Genta Mulia, 15(2), 70–78.
Koentjaraningrat. (2009). No Title. In Pengantar Ilmu Antropologi. Rineka Cipta.
Lestari, N. W. (2022). Pertunjukan Cucuk Lampah dalam Tradisi Pernikahan Adat Jawa di Kota Pekanbaru Provinsi Riau [Universitas Islam Riau]. https://repository.uir.ac.id/11965/1/176710453.pdf
Malinowski, B. (1944). A Scientific Theory of Culture. University of North Carolina Press.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Muslim, M., Badas, K., Eko, N., Sari, P., & Hanafi, A. (2023). Amorti : Jurnal Studi Islam Interdisipliner Tari Cucuk Lampah sebagai Perwujudan Do ’ a Prosesi Pernikahan. 2(1), 53–60.
Putra, & Wiyoso. (2022). Legitimasi Sosial Seniman dalam Pertunjukan Tradisional. Jurnal Seni Dan Budaya.
Saputra, R., Hasanah, N., Azis, M., Putra, M. A., & Armayadi, Y. (2024). Peran seni dalam mempertahankan identitas budaya lokal di era modern. Besaung: Jurnal Seni Desain Dan Budaya, 9(2), 183–195.
Sari. (2021). Adaptasi Budaya dalam Masyarakat Modern. Jurnal Sosial Humaniora.
Wibowo. (2023). Transformasi Seni Tradisional di Era Digital. Jurnal Kajian Budaya.